Matanya terpaku padanya,
Her eyes are fixed elsewhere,
Matanya tertuju pada yang lain,
He’s confident, but he's not aware,
Dia percaya diri, tapi dia tidak sadar,
She doesn't care.
Dia tidak peduli.
Their only connection, is the silence that they both grasp,
Satu-satunya koneksi mereka adalah keheningan yang mereka rasakan,
he's lost control, but she’s not aware, of his stare.
Dia kehilangan kendali, tapi dia tidak sadar akan tatapannya.
Everything seems to intimidate him, with the strobe lights flashing, her body's jolting,
Segala sesuatu tampak menakutkan baginya, dengan lampu strobe berkedip, tubuhnya bergetar,
But cracking, as his eyes, spilt in two, if only she knew...
Tapi hancur, saat matanya terbagi, andai saja dia tahu...
The curtain goes down on him again…
Tirai jatuh padanya lagi...
Everything seems to be closing in on her,
Segala sesuatu tampak menekan dirinya,
It feels just like she is being hunted,
Rasanya seperti dia sedang diburu,
But its all right, it's all good,
Tapi tidak apa-apa, semuanya baik-baik saja,
She’s not aware, of his stare.
Dia tidak sadar akan tatapannya.
We’ve had this date from the beginning…
Kita sudah punya janji dari awal...
The curtain goes down on him again…
Tirai jatuh padanya lagi...
Who remains when the curtain falls?
Siapa yang tersisa saat tirai jatuh?
Who remains when the curtain goes down...?
Siapa yang tersisa saat tirai diturunkan...?