Tidak ada kenyamanan yang lebih
Familiar as the silence
Akrab seperti keheningan
Inasmuch as we touch
Sejauh kita saling menyentuh
We understand each other
Kita saling memahami
As for us we’ve become
Adapun kita, kita telah menjadi
Surrounded by the silence
Dikelilingi oleh keheningan
Refugees from our dreams
Pengungsi dari mimpi-mimpi kita
We didn’t dare surrender
Kita tak berani menyerah
I would not love for naught
Aku tidak akan mencintai sia-sia
He never seemed to feel it
Dia sepertinya tidak merasakannya
Sometimes I wish that I
Kadang aku berharap bisa
Could be content without counting
Puasku tanpa harus menghitung
Still my words won’t be heard
Namun kata-kataku tak akan terdengar
Above the crowd I’m playin’
Di atas kerumunan tempat aku bermain
And my words stand unheard
Dan kata-kataku tetap tidak terdengar
They’ll disappear to silence
Akan menghilang ke dalam keheningan