Lirik Menang Atau Tergilas - Edane
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Pijarnya matahari membakar kehidupan
Gejolak kenyataan mendera tiap langkah
Getaran Nafas kota terbangkan debu jalan
Gemuruh keinginan menjarah mata hati
Sang waktu tanpa henti membelah perasaan
*
Di kancah hari-hari
Garis takdir dan nasib manusia
Hqaru biru membara
Menang atau tergilas
Sudah terlanjur untuk dihadapi
Dilarut perjalanan
Bumipun makin panas tergarang hawa nafsu
Ambisi duniawi memuja kebendaan
Emosi mata gelap terjajah bisik setan
Emosi kebenaran mengikis rongga dada
Yang jujur kian langka tergusur keadaan (*)
Yang kuat makin nikmat mereguk anggur merah
Yang lemah kian lelah mencari kebijakan
Dilebar jurang rasa berpeluh air mata
Merahnya cakrawala semerah wajah marah
Kecewa jadi api jeritan keadaan (*)
Gejolak kenyataan mendera tiap langkah
Getaran Nafas kota terbangkan debu jalan
Gemuruh keinginan menjarah mata hati
Sang waktu tanpa henti membelah perasaan
*
Di kancah hari-hari
Garis takdir dan nasib manusia
Hqaru biru membara
Menang atau tergilas
Sudah terlanjur untuk dihadapi
Dilarut perjalanan
Bumipun makin panas tergarang hawa nafsu
Ambisi duniawi memuja kebendaan
Emosi mata gelap terjajah bisik setan
Emosi kebenaran mengikis rongga dada
Yang jujur kian langka tergusur keadaan (*)
Yang kuat makin nikmat mereguk anggur merah
Yang lemah kian lelah mencari kebijakan
Dilebar jurang rasa berpeluh air mata
Merahnya cakrawala semerah wajah marah
Kecewa jadi api jeritan keadaan (*)