Indah bersamamu Camelia
Bangkitkan kembali
Rinduku mengajakku kesana
Inginku berlari
Mengejar seribu bayangmu Camelia
Tak peduli kau kuterjang
Biar pun harusku tembus padang ilalang
Tiba-tiba langkahku terhenti
Sejuta tangan telah menahanku
Ingin kumaki mereka berkata
Tak perlu kau berlari
Mengejar mimpi yang tak pasti
Hari ini juga mimpi
Maka biarkan ia datang
Di hatimu... di hatimu...
Kerinduan Mendalam dan Realitas Menatap Mimpi yang Tak Pasti
Lagu "Camelia I" dari Ebiet G. Ade menceritakan tentang gelora kerinduan yang membuncah terhadap sosok pujaan hati bernama Camelia. Kenangan hari-hari indah di masa lalu membangkitkan tekad membara untuk mengejar bayang-bayang sang kekasih, bahkan jika harus menerjang segala rintangan dan menembus padang ilalang yang tandus sekalipun.
Namun, langkah tersebut tertahan oleh realitas hidup dan nasihat orang-orang di sekitarnya yang mengingatkan agar tidak tenggelam dalam angan-angan semu. Liriknya menyampaikan perenungan filosofis untuk mengikhlaskan hal-hal yang tak pasti dan membiarkan ketenangan serta keindahan itu hadir menyatu di dalam hati, alih-alih dikejar secara membabi buta.




















