Lirik Biduk Telah Sarat Dan Kutambatkan - Ebiet G Ade
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Dengar suara angin berdesau semilir
menyentuh legam lenganku telanjang
tengah duduk menunggu fajar
Semburat sinar merah matahari
Lihat pucuk-pucuk daunan melambai
Berbagai kenangan silih berganti
mengisi jiwa, menguak dada
Kepak kelelawar pecahkan bintang
Ingin aku sapa sekejap Kau sirna
seperti di telan bianglala
Getar batang pinus gelombang samudra
Teguhkan bibirku sebut namaMu
Dengar derap langkah serentak terhenti
Menyimak lirih bisikan kalbuku
Ada yang tertinggal, ada yang hilang
Begitu kelam dan sangat dalam
Tinggal sepotong ranting erat kugenggam
Tolong, sambutlah persembahan ini
Heningnya malam bekukan embun
Biduk telah sarat dan kutambatkan
menyentuh legam lenganku telanjang
tengah duduk menunggu fajar
Semburat sinar merah matahari
Lihat pucuk-pucuk daunan melambai
Berbagai kenangan silih berganti
mengisi jiwa, menguak dada
Kepak kelelawar pecahkan bintang
Ingin aku sapa sekejap Kau sirna
seperti di telan bianglala
Getar batang pinus gelombang samudra
Teguhkan bibirku sebut namaMu
Dengar derap langkah serentak terhenti
Menyimak lirih bisikan kalbuku
Ada yang tertinggal, ada yang hilang
Begitu kelam dan sangat dalam
Tinggal sepotong ranting erat kugenggam
Tolong, sambutlah persembahan ini
Heningnya malam bekukan embun
Biduk telah sarat dan kutambatkan