Maaf tak bisa pulang penghasilanku pas-pasan
Kali ini sudah lumayan
Berkat doamu diijabah Sang Maha Kaya
Dan tahun ini, kubisa pulang
Oleh-oleh sudah di tangan
Tapi anehnya, bukan kau yang menyambutku
Ohh ternyata, kau yang lebih dulu pulang...
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Gengsi menyelimutiku, manusia ini kehilanganmu
Sesi potret yang selalu kubenci
Aneh rasanya kau tak di sini
Susunan barisannya tak sama lagi
Ooh... Satu... dua... tiga...
Ini nyata, kau telah pergi...
Ku bertamu ke rumah barumu
Tak ada kamu
Hanya papan dan namamu
Mana ocehan, wewangian khasmu
Jarak ini terlalu jauh
Kalau rindu aku tak mampu
Sesal hatiku tak sempat temani kamu
Harusnya kubisikkan kata ajaib ke telingamu
Soal ikhlas ternyata aku masih amatir
Masih sangat amatir
Gengsi menyelimutiku
Manusia ini kehilanganmu
Kehilanganmu...
Lirik dan Makna Lagu Sesi Potret - Eńau ft. Ari Lesmana
Lagu ini nyeritain tentang rindu yang datang terlambat. Tentang seseorang yang akhirnya bisa pulang dengan membawa kebanggaan, tapi justru kehilangan sosok yang paling ingin melihat pencapaiannya. Ada rasa sesal yang nggak bisa diputar ulang, karena waktu nggak pernah menunggu.
Perasaan kehilangan di lagu ini terasa sangat personal dan dalam. Pulang yang seharusnya hangat berubah jadi sunyi. Rumah yang dulu ramai terasa asing. Bahkan momen sederhana seperti foto keluarga pun berubah maknanya ketika satu orang yang paling penting sudah nggak ada di tempatnya. Di situlah rasa ikhlas diuji, dan ternyata nggak semudah yang dibayangkan.
Intinya, lagu ini tentang penyesalan, tentang gengsi yang terlambat disadari, dan tentang rindu yang tak lagi bisa dijawab. Lagu ini cocok banget buat siapa pun yang pernah kehilangan orang tersayang dan masih belajar menerima bahwa beberapa perpisahan memang benar-benar selamanya.