Are you
Apakah kamu
Someone that I can give my heart to?
Seseorang yang bisa aku percayakan hatiku?
Or just the poison that I'm drawn to?
Atau hanya racun yang menarik perhatianku?
It can be hard to tell the difference late at night
Sulit untuk membedakan di malam hari
Play fair
Bermainlah dengan adil
Is that a compass in your nature?
Apakah itu kompas dalam dirimu?
Or are you tricky 'cause I've been there?
Atau kamu licik karena aku sudah pernah mengalami itu?
And baby, I don't need to learn that lesson twice
Dan sayang, aku tidak mau belajar pelajaran itu dua kali
But if you really wanna go there
Tapi jika kamu benar-benar ingin ke sana
You should know I
Kamu harus tahu bahwa aku
Need someone to hold me close
Butuh seseorang yang bisa memelukku erat
Deeper than I've ever known
Lebih dalam dari yang pernah aku rasakan
Whose love feels like a rodeo
Cintanya terasa seperti rodeo
Knows just how to take control
Tahu bagaimana cara mengendalikan
When I'm vulnerable
Saat aku rentan
He's straight talking to my soul
Dia berbicara langsung ke jiwaku
Conversation overload
Obrolan yang berlebihan
Got me feeling vertigo
Membuatku merasa pusing
Are you somebody who can go there?
Apakah kamu seseorang yang bisa pergi ke sana?
'Cause I don't wanna have to show ya
Karena aku tidak ingin harus menunjukkan padamu
If that ain't you, then let me know, yeah
Jika itu bukan dirimu, beri tahu aku, ya
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
I tried to see my lovers in a good light
Aku berusaha melihat para kekasihku dalam cahaya yang baik
Don't wanna do it just to be nice
Tidak ingin melakukannya hanya untuk bersikap baik
Don't wanna have to teach you how to love me right
Tidak ingin harus mengajarkanmu bagaimana mencintaiku dengan benar
I hope it hits me like an arrow
Aku berharap ini menghantamku seperti anak panah
Someone with some potential
Seseorang dengan potensi
Is it too much to ask for?
Apakah ini terlalu banyak untuk diminta?
Who understands I need someone to hold me close
Siapa yang mengerti aku butuh seseorang untuk memelukku erat
Deeper than I've ever known
Lebih dalam dari yang pernah aku rasakan
Whose love feels like a rodeo
Cintanya terasa seperti rodeo
Knows just how to take control
Tahu bagaimana cara mengendalikan
When I'm vulnerable
Saat aku rentan
He's straight talking to my soul
Dia berbicara langsung ke jiwaku
Conversation overload
Obrolan yang berlebihan
Are you somebody who can go there?
Apakah kamu seseorang yang bisa pergi ke sana?
'Cause I don't wanna have to show ya
Karena aku tidak ingin harus menunjukkan padamu
If that ain't you, then let me know, yeah
Jika itu bukan dirimu, beri tahu aku, ya
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
Can you compete?
Bisakah kamu bersaing?
Now is your time
Sekarang adalah waktumu
Run when you hear that whistle blow
Lari saat kamu mendengar peluit itu berbunyi
Are you on my team, or stuck on the sidelines waiting for someone to tell you to go?
Apakah kamu di timku, atau terjebak di pinggir menunggu seseorang memberitahumu untuk pergi?
For someone to tell you to go?
Untuk seseorang memberitahumu untuk pergi?
You should know I need someone to hold me close
Kamu harus tahu bahwa aku butuh seseorang untuk memelukku erat
Deeper than I've ever known
Lebih dalam dari yang pernah aku rasakan
Whose love feels like a rodeo
Cintanya terasa seperti rodeo
Knows just how to take control
Tahu bagaimana cara mengendalikan
When I'm vulnerable
Saat aku rentan
He's straight talking to my soul
Dia berbicara langsung ke jiwaku
Conversation overload
Obrolan yang berlebihan
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
Training season's over
Musim pelatihan sudah berakhir
Makna lagu Training Season
Makna lagu ini bercerita tentang seseorang yang sudah tidak mau lagi menjalani hubungan dengan orang yang belum jelas arah dan keseriusannya. Dia mencari pasangan yang benar-benar bisa memahami dirinya, memberikan rasa aman, hadir saat dirinya sedang rentan, dan mampu membangun koneksi yang dalam. Karena pernah mengalami hubungan yang kurang sehat, dia sekarang lebih selektif dan tidak mau lagi harus mengajari seseorang bagaimana cara mencintainya dengan benar.
Kalimat 'training season's over' menjadi inti pesannya: masa untuk 'melatih' pasangan agar menjadi sosok yang diinginkan sudah selesai. Sekarang, dia ingin bertemu seseorang yang memang sudah siap menjalin hubungan, bukan orang yang masih harus diyakinkan atau diarahkan. Ibaratnya, kesempatan untuk masuk ke dalam hidupnya sudah terbuka, tapi calon pasangan harus berani menunjukkan keseriusan dan mengambil langkah sendiri. Kalau memang tidak siap, lebih baik jujur daripada membuatnya kembali mengulang pelajaran cinta yang sama.