Lirik Sedih Memandang Mimpi - Dongker
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Di dalam kamar kita berbagi masa lalu
Yang tak terlalu jauh
Ingatanmu, ingantanku tersentuh
Mengukir dengan cemerlang segala
Remeh-temeh waktu kita
Tanpa khawatir tanpa berjuang
Nafas akan berhenti, embun tak kembali
Hilang berganti, tumbuh bersama hari-hari basi
Aku mulai pergi
Akankah kita bertemu matahari?
Semua orang bicara dengan mudah
Lihat siapa, berdiam dengan amat resah
Kau, aku, kita
Siapa?
Yang takkan peduli
Namun terus memaki
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari hari ini
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari esok hari
Kau, kau, kau, kau
Peluk tubuhku
Kau, kau, kau, kau
Penuh dengan ria
Hidup ini keras
Akankah ada yang selamat?
Hidup kita lemah
Mampukah kita mengerti?
Di dalam kamar kita berbagi masa lalu
Yang tak terlalu jauh
Ingatanmu, ingantanku tersentuh
Mengukir dengan cemerlang segala
Remeh-temeh waktu kita
Tanpa khawatir tanpa berjuang
Nafas akan berhenti, embun tak kembali
Hilang berganti, tumbuh bersama hari-hari basi
Aku mulai pergi
Akankah kita bertemu matahari?
Yang takkan peduli
Namun terus memaki
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari hari ini
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari esok hari
Kau, kau, kau, kau
Peluk tubuhku
Kau, kau, kau, kau
Penuh dengan ria
Hidup ini keras
Akankah ada yang selamat?
Hidup kita lemah
Mampukah kita mengerti?
Yang tak terlalu jauh
Ingatanmu, ingantanku tersentuh
Mengukir dengan cemerlang segala
Remeh-temeh waktu kita
Tanpa khawatir tanpa berjuang
Nafas akan berhenti, embun tak kembali
Hilang berganti, tumbuh bersama hari-hari basi
Aku mulai pergi
Akankah kita bertemu matahari?
Semua orang bicara dengan mudah
Lihat siapa, berdiam dengan amat resah
Kau, aku, kita
Siapa?
Yang takkan peduli
Namun terus memaki
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari hari ini
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari esok hari
Kau, kau, kau, kau
Peluk tubuhku
Kau, kau, kau, kau
Penuh dengan ria
Hidup ini keras
Akankah ada yang selamat?
Hidup kita lemah
Mampukah kita mengerti?
Di dalam kamar kita berbagi masa lalu
Yang tak terlalu jauh
Ingatanmu, ingantanku tersentuh
Mengukir dengan cemerlang segala
Remeh-temeh waktu kita
Tanpa khawatir tanpa berjuang
Nafas akan berhenti, embun tak kembali
Hilang berganti, tumbuh bersama hari-hari basi
Aku mulai pergi
Akankah kita bertemu matahari?
Yang takkan peduli
Namun terus memaki
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari hari ini
Sudah seharusnya cinta terus tumbuh
Lebih dari ini, dari esok hari
Kau, kau, kau, kau
Peluk tubuhku
Kau, kau, kau, kau
Penuh dengan ria
Hidup ini keras
Akankah ada yang selamat?
Hidup kita lemah
Mampukah kita mengerti?