Lirik Lagu Prahara Api Asmara - Diskoria & Chelsea Islan
X
TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA
ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Kau, kian semerbak harum dalam khayalDan terjawabkan sudah hasrat rindu, oh, insaniSesaat kemarau panjang bagai silamDalam derai candamu, oh, sejuknya
Dan bilakah semua terjadi?Perlahan jiwaku sadari
Namun kini terjerat aku dalam bisikmuKau perdaya diri dengan janjimuHanyut terbawa menuju samudera nestapa
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariMana lagi
Serasa nikmat semesta yang kau ragaBersentuhan seribu dawai rasa, siapa sangka?Mungkinkah tatapan itu akan sirna?Hangat derai peluhmu, oh, mesranya
Dan bilakah semua terjadi?Perlahan jiwaku sadari
Namun kini terjerat aku dalam bisikmuKau perdaya diri dengan janjimuHanyut terbawa dalamnya samudera nestapa
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariGejolak badai prahara api asmara
Mungkinkah rintik hujan berakhir di sini?Salahkah diri ini mendambakan?
Dan bilakah semua terjadi?Perlahan jiwaku sadari
Namun kini terjerat aku dalam bisikmuKau perdaya diri dengan rayumuHanyut terbawa derasnya nestapaMasih esok kau jelang hari dengan cumbumuTerpesona diri, tiada terkiraHanyut terbenam, oh, asmara
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariGejolak badai prahara api asmara
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariGejolak badai prahara api asmara
Dan bilakah semua terjadi?Perlahan jiwaku sadari
Namun kini terjerat aku dalam bisikmuKau perdaya diri dengan janjimuHanyut terbawa menuju samudera nestapa
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariMana lagi
Serasa nikmat semesta yang kau ragaBersentuhan seribu dawai rasa, siapa sangka?Mungkinkah tatapan itu akan sirna?Hangat derai peluhmu, oh, mesranya
Dan bilakah semua terjadi?Perlahan jiwaku sadari
Namun kini terjerat aku dalam bisikmuKau perdaya diri dengan janjimuHanyut terbawa dalamnya samudera nestapa
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariGejolak badai prahara api asmara
Mungkinkah rintik hujan berakhir di sini?Salahkah diri ini mendambakan?
Dan bilakah semua terjadi?Perlahan jiwaku sadari
Namun kini terjerat aku dalam bisikmuKau perdaya diri dengan rayumuHanyut terbawa derasnya nestapaMasih esok kau jelang hari dengan cumbumuTerpesona diri, tiada terkiraHanyut terbenam, oh, asmara
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariGejolak badai prahara api asmara
Dan bilakah semua menjadi?Terlambat sudah kusadariGejolak badai prahara api asmara