Matahari yang terjerat dalam bara
Tameiki to mazatte torokeru koukai
Mengalir bersama keluhan yang bercampur penyesalan
Miaki ta yume ni tsuba o haki warau
Di dalam mimpi yang berkilau, aku tersenyum dengan keraguan
Kodoku ni kuwareta hitotachi no kokoro wa
Hati orang-orang yang terjebak dalam kesepian
Zankoku ni sodatsu
Tumbuh dengan kejam
Kasaneta shiro ni tokekomu
Tersimpan dalam putih yang bertumpuk
Nozomarezu kowareta shinjitsu wa urahara
Kebenaran yang hancur tanpa harapan adalah sisi gelap
Hohoemi ni ai o
Cinta terbungkus dalam senyuman
Sudeni kageri asa wa shinda
Bayangan telah pergi, pagi telah mati
Aa todokanai hanarete shimau
Ah, tak bisa dijangkau, semakin menjauh
Kegare no nai yasashisa ni namida to nemuritai
Ingin tidur dengan air mata dalam kelembutan yang tak ternoda
Haranda uso wa uraraka
Kebohongan yang terurai dengan lembut
Kamisori no buuru de oboreta namida wa
Air mata yang tenggelam dalam biru pisau cukur
Aimai ni amaku -
Manis yang samar-samar -
Sudeni kageri ashita wa shinda
Bayangan telah pergi, hari esok telah mati
Namida mo uso mo ai mo yuruse nai ore ga
Aku yang tak bisa memaafkan air mata, kebohongan, dan cinta
Daikirai de ... demo modorenai kara ...
Aku sangat membenci ... tapi tak bisa kembali ...
Aa todokanai hanarete shimau
Ah, tak bisa dijangkau, semakin menjauh
Kegare no nai yasashisa ni namida to nemuritai
Ingin tidur dengan air mata dalam kelembutan yang tak ternoda
Seotta akane no sora ni tada hakanaku
Di bawah langit senja yang dibawa, hanya sekilas
Nakisakebu koe ha mou - kikoe nai
Suara tangisan itu tak lagi terdengar -