HOME » LIRIK LAGU » D » DEWI LESTARI » LIRIK LAGU DEWI LESTARI

Lirik Lagu Firasat - Dewi Lestari

X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
"...Aku teringat detik-detik yang kugenggam. Hangat senyumnya, napasnya, tubuhnya, dan hujan ini mengguyur semua hangat itu, menghanyutkannya bersama air sungai, bermuara entah ke mana. Hujan mendobrak paksa genggamanku dan merampas milikku yang paling berharga. Hujan bahkan membasuh air mata yang belum ada. Membuatku seolah-olah menangis. Aku tidak ingin menangis. Aku hanya ingin ia pulang. Cepat pulang. Jangan pergi lagi."

Kemarin, kulihat awan membentuk wajahmuDesau angin meniupkan namamuTubuhku terpakuSemalam, bulan sabit melengkungkan senyummuTabur bintang serupa kilau auramuAku pun sadariKu segera berlari
Cepat pulang, cepat kembaliJangan pergi lagiFirasatku ingin kau tukCepat pulang, cepat kembaliJangan pergi lagi
Akhirnya, bagai sungai yang mendamba samudera,Ku tahu pasti ke mana kan ku bermuaraSemoga ada waktuSayangku, ku percaya alam pun berbahasaAda makna di balik semua pertandaFirasat ini...Rasa rindukah ataukah tanda bahaya?Aku tak peduliKu terus berlari
Cepat pulang, cepat kembaliJangan pergi lagiFirasatku ingin kau tukCepat pulang, cepat kembaliJangan pergi lagi
Dan lihatlah, SayangHujan turun membasahiSeolah ku berair mata
Cepat pulang, cepat kembaliJangan pergi lagiFirasatku ingin kau tukCepat pulang, cepat kembaliJangan pergi lagi
Aku pun sadariKau tak kan kembali lagi