Lirik Barangkali - Deja Moss
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Barangkali kita masih bersama
Tak mungkin aku tersiksa begini
Di tepi jendela di kaki tangga ini
Masih terfikir khabarmu di sana
Detik itu bergaung suaramu
Membuai impian kala kesepian
Meraung dalam jeritan batinku
Padahnya asmara
( 1 )
Cermin di hadapanku menghina dan tertawa
Kau tertewas jua aku tak berdaya
Saban hari ku menanti mu dengan setia
Kau di mana
( 2 )
Andainya kita tak berjaya
Bernaung di singgahsana
Pada Tuhan kuserah segala
Penantian buat selamanya
( ulang 1 & 2 )
Barangkali ada waktu lagi
Bisa ku merayu dan mengetuk pintu
Berdoa agar terbukanya gerbang
Cintamu padaku
Tak mungkin aku tersiksa begini
Di tepi jendela di kaki tangga ini
Masih terfikir khabarmu di sana
Detik itu bergaung suaramu
Membuai impian kala kesepian
Meraung dalam jeritan batinku
Padahnya asmara
( 1 )
Cermin di hadapanku menghina dan tertawa
Kau tertewas jua aku tak berdaya
Saban hari ku menanti mu dengan setia
Kau di mana
( 2 )
Andainya kita tak berjaya
Bernaung di singgahsana
Pada Tuhan kuserah segala
Penantian buat selamanya
( ulang 1 & 2 )
Barangkali ada waktu lagi
Bisa ku merayu dan mengetuk pintu
Berdoa agar terbukanya gerbang
Cintamu padaku