Lirik Lagu 12-12-84 (Terjemahan) - David Ball
X
TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA
ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
12-12-84, Ten O Clock at night12-12-84, Jam sepuluh malamFunny how you can rememberLucu ya, bagaimana kamu bisa ingatCertain Moments in your lifeMomen-momen tertentu dalam hidupmuI wish I could go backAku berharap bisa kembaliTo take back the words I saidUntuk menarik kembali kata-kata yang aku ucapkanThough it's been years since that nightMeskipun sudah bertahun-tahun sejak malam ituThey still echo in my headMereka masih terngiang di kepalaku
Time is a teacherWaktu adalah guruAnd time has taught me wellDan waktu telah mengajarkanku dengan baikWhat brings a man to his kneesApa yang membuat seorang pria berlututIs often brought on by himselfSering kali disebabkan oleh dirinya sendiriIf a second chance were offeredJika kesempatan kedua ditawarkanAnd she could love me like beforeDan dia bisa mencintaiku seperti sebelumnyaI'd go back to the end and start over againAku akan kembali ke akhir dan mulai lagiOn 12-12-84Pada 12-12-84
A cold wind was blowingAngin dingin bertiupIt whistled through the pinesIa melolong melalui pepohonan pinusI told her I don't need herAku bilang padanya aku tidak membutuhkannyaAnd she told me goodbyeDan dia bilang selamat tinggalI remember embers dyingAku ingat bara yang memudarIn the ashes and the coalsDi antara abu dan baraAnd like smoke up the chimneyDan seperti asap di cerobongI watched a true love goAku menyaksikan cinta sejati pergi
Time is a teacherWaktu adalah guruAnd time has taught me wellDan waktu telah mengajarkanku dengan baikWhat brings a man to his kneesApa yang membuat seorang pria berlututIs often brought on by himselfSering kali disebabkan oleh dirinya sendiriIf a second chance were offeredJika kesempatan kedua ditawarkanAnd she could love me like beforeDan dia bisa mencintaiku seperti sebelumnyaI'd go back to the end and start over againAku akan kembali ke akhir dan mulai lagiOn 12-12-84Pada 12-12-84
I'd go back to the end and start over againAku akan kembali ke akhir dan mulai lagiOn 12-12-84Pada 12-12-84
Time is a teacherWaktu adalah guruAnd time has taught me wellDan waktu telah mengajarkanku dengan baikWhat brings a man to his kneesApa yang membuat seorang pria berlututIs often brought on by himselfSering kali disebabkan oleh dirinya sendiriIf a second chance were offeredJika kesempatan kedua ditawarkanAnd she could love me like beforeDan dia bisa mencintaiku seperti sebelumnyaI'd go back to the end and start over againAku akan kembali ke akhir dan mulai lagiOn 12-12-84Pada 12-12-84
A cold wind was blowingAngin dingin bertiupIt whistled through the pinesIa melolong melalui pepohonan pinusI told her I don't need herAku bilang padanya aku tidak membutuhkannyaAnd she told me goodbyeDan dia bilang selamat tinggalI remember embers dyingAku ingat bara yang memudarIn the ashes and the coalsDi antara abu dan baraAnd like smoke up the chimneyDan seperti asap di cerobongI watched a true love goAku menyaksikan cinta sejati pergi
Time is a teacherWaktu adalah guruAnd time has taught me wellDan waktu telah mengajarkanku dengan baikWhat brings a man to his kneesApa yang membuat seorang pria berlututIs often brought on by himselfSering kali disebabkan oleh dirinya sendiriIf a second chance were offeredJika kesempatan kedua ditawarkanAnd she could love me like beforeDan dia bisa mencintaiku seperti sebelumnyaI'd go back to the end and start over againAku akan kembali ke akhir dan mulai lagiOn 12-12-84Pada 12-12-84
I'd go back to the end and start over againAku akan kembali ke akhir dan mulai lagiOn 12-12-84Pada 12-12-84