Tenanglah, jiwaku: Tuhan ada di sisimu.
Bear patiently the cross of grief or pain.
Sabar menghadapi beban duka atau rasa sakit.
Leave to thy God to order and Provider;
Serahkan pada Tuhan untuk mengatur dan memberi yang terbaik;
In every change, He faithful will REMAIN.
Di setiap perubahan, Dia akan setia SELALU.
Be still, my soul: thy best, thy heavenly Friend
Tenanglah, jiwaku: sahabat terbaikmu, yang surgawi
Through Thorny Airways leads to a joyful end.
Melalui jalan berliku yang penuh duri menuju akhir yang penuh sukacita.
Be still, my soul: thy God doth undertake
Tenanglah, jiwaku: Tuhanmu akan mengambil alih
To guide the future, as He has the past.
Untuk membimbing masa depan, seperti Dia telah membimbing masa lalu.
Thy hope, thy confidence let nothing shake;
Harapanmu, kepercayaanmu jangan biarkan goyah;
All now mysterious shall be bright at last.
Semua yang sekarang misterius akan bersinar pada akhirnya.
Be still, my soul: the waves and winds still know
Tenanglah, jiwaku: ombak dan angin masih mengenal
His voice Who ruled them while He dwelt below.
Suara-Nya yang menguasai mereka saat Dia tinggal di bumi.
Be still, my soul: the hour is hastening on
Tenanglah, jiwaku: saatnya semakin dekat
When we shall be forever with the Lord.
Ketika kita akan selamanya bersama Tuhan.
When disappointment, grief and fear are gone,
Saat kekecewaan, duka, dan ketakutan menghilang,
Sorrow forgot, love's purest joys restored.
Duka terlupakan, kegembiraan cinta yang paling murni dikembalikan.
Be still, my soul: when change and tears are past
Tenanglah, jiwaku: ketika perubahan dan air mata berlalu
All safe and blessed we shall meet at last.
Semua aman dan diberkati, kita akan bertemu akhirnya.