Lirik Junko Furuta (Terjemahan) - Danilla
X
Tips Pencarian Lirik Favorit Anda
Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
I've read your November, tortured by saboteurs
Aku telah membaca bulan Novembermu, disiksa oleh pengkhianat
Ended from wounds and buried underground
Berakhir dari luka dan terkubur di bawah tanah
Seconds of frightened wouldn't be forgotten
Detik-detik ketakutan takkan terlupakan
Happiness was fainted by soreness that painted
Kebahagiaan memudar oleh rasa sakit yang menghantui
Cries you sang as your prayers
Tangisan yang kau nyanyikan sebagai doa-doamu
With the shouts to carved your shatters
Dengan teriakan yang mengukir kepingan-kepinganmu
Ganbare..., you said
Ganbare..., katamu
Burned by sugar cane
Terbakar oleh tebu
Hang in there..., you said
Bertahanlah..., katamu
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Days of a sudden doll who slept with pains
Hari-hari seperti boneka tiba-tiba yang tidur dalam sakit
The last powerless crawled in a bloody chains
Yang terakhir tak berdaya merangkak dalam rantai berdarah
How could you build revenge while you calmed your heart?
Bagaimana kau bisa membangun balas dendam sementara hatimu tenang?
How could you woke your hate while death is the new bed?
Bagaimana kau bisa membangkitkan kebencianmu sementara kematian adalah tempat tidur yang baru?
Ganbare..., you said
Ganbare..., katamu
Burned by sugar cane
Terbakar oleh tebu
Hang in there..., you said
Bertahanlah..., katamu
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Ganbare..., you said
Ganbare..., katamu
Burned by sugar cane
Terbakar oleh tebu
Hang in there..., you said
Bertahanlah..., katamu
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Aku telah membaca bulan Novembermu, disiksa oleh pengkhianat
Ended from wounds and buried underground
Berakhir dari luka dan terkubur di bawah tanah
Seconds of frightened wouldn't be forgotten
Detik-detik ketakutan takkan terlupakan
Happiness was fainted by soreness that painted
Kebahagiaan memudar oleh rasa sakit yang menghantui
Cries you sang as your prayers
Tangisan yang kau nyanyikan sebagai doa-doamu
With the shouts to carved your shatters
Dengan teriakan yang mengukir kepingan-kepinganmu
Ganbare..., you said
Ganbare..., katamu
Burned by sugar cane
Terbakar oleh tebu
Hang in there..., you said
Bertahanlah..., katamu
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Days of a sudden doll who slept with pains
Hari-hari seperti boneka tiba-tiba yang tidur dalam sakit
The last powerless crawled in a bloody chains
Yang terakhir tak berdaya merangkak dalam rantai berdarah
How could you build revenge while you calmed your heart?
Bagaimana kau bisa membangun balas dendam sementara hatimu tenang?
How could you woke your hate while death is the new bed?
Bagaimana kau bisa membangkitkan kebencianmu sementara kematian adalah tempat tidur yang baru?
Ganbare..., you said
Ganbare..., katamu
Burned by sugar cane
Terbakar oleh tebu
Hang in there..., you said
Bertahanlah..., katamu
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Ganbare..., you said
Ganbare..., katamu
Burned by sugar cane
Terbakar oleh tebu
Hang in there..., you said
Bertahanlah..., katamu
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada
Let the dust remain
Biarkan debu tetap ada