Air mata di ujung cerita
Kau yang bertanya ku pilih siapa
Tak lantas pergi, terus kau menanti
Jawaban dari sang buah hati
[Chorus]
Kusangkal bahwa semua sudah poranda
Dan ku merasa sedih sertakan takut dan bimbang
Yang kau berikan bagai Dorama di masa kecilku
Tinggallah seorang bocah yang hilang arah
[Instrumental]
[Chorus]
Kusangkal bahwa semua sudah poranda
Dan ku merasa sedih sertakan takut dan bimbang
Yang kau berikan bagai Dorama di masa kecilku
Tinggallah seorang bocah yang hilang arah
[Outro]
Cinta pertamaku, kaulah selamanya
Selamanya kaulah cinta pertamaku
Makna di balik lagu 'Cinta Pertama'
Cinta Pertama adalah lagu yang dinyanyikan Danilla untuk bernostalgia ke masa-masa saat pertama kali jatuh cinta. Rasanya seperti membuka album kenangan lama yang penuh momen manis, deg-degan, senyum-senyum sendiri, dan perasaan tulus yang dulu terasa begitu spesial. Walaupun kisah itu sudah berlalu, kenangannya tetap membekas dan sesekali membuat hati kembali mengingat masa-masa indah tersebut.
Di balik nuansa nostalgianya, lagu ini juga menyampaikan bahwa cinta pertama punya peran besar dalam perjalanan hidup seseorang. Meski tidak semua cinta pertama berakhir bahagia atau bertahan selamanya, pengalaman itu tetap berharga karena mengajarkan banyak hal tentang perasaan, harapan, dan cara mencintai. Melalui liriknya, lagu ini juga mengingatkan bahwa beberapa kenangan mungkin tak bisa diulang tapi selalu punya tempat istimewa di hati.