Luas sudah sabarku untukmu..
Walau kau acuh tak acuh..
Selama ini.. kepada diriku..
Semua ku korbankan untukmu..
Ku berjuang pertahankanmu..
Namun sedikitpun dirimu..
Tak menghargai.. cintaku padamu..
Kini setelah ku temukan dia..
Mau terima aku apa adanya..
Dia yang mengobati luka..
Maafkan sayang ku duakan cinta..
Aku khianati.. karena salahmu sendiri..
Tak pernah menghargai.. cinta yang aku beri..
Jangan kau sesali.. kini aku berpaling hati..
Hidup bersamamu.. tak sanggup lagi ku jalani..
Kini setelah ku temukan dia..
Mau terima aku apa adanya..
Dia yang mengobati luka..
Maafkan sayang ku duakan cinta..
Aku khianati.. karena salahmu sendiri..
Tak pernah menghargai.. cinta yang aku beri..
Jangan kau sesali.. kini aku berpaling hati..
Hidup bersamamu.. tak sanggup lagi ku jalani..
Makna Lagu Salahmu Sendiri
Seseorang dalam lagu ini mengungkapkan kekecewaannya setelah terlalu lama bertahan dalam hubungan yang terasa sepihak. Ia sudah mencurahkan cinta, kesabaran, dan banyak pengorbanan untuk mempertahankan hubungan tersebut, tetapi pasangannya justru bersikap acuh dan tidak menghargai perasaannya. Lama-kelamaan, ia merasa lelah karena usaha yang diberikan tidak mendapat balasan yang sepadan. Hubungan yang seharusnya membuatnya merasa dicintai justru meninggalkan luka dan membuatnya merasa tidak dihargai.
Keadaan mulai berubah ketika ia bertemu dengan seseorang yang bisa menerima dirinya apa adanya dan membantu mengobati luka yang selama ini ia rasakan. Kehadiran orang baru tersebut membuatnya memilih berpaling dari pasangan lamanya, meskipun ia menyadari bahwa keputusannya berarti mengkhianati hubungan yang sudah ada. Ia menganggap sikap pasangannya selama ini sebagai penyebab dirinya mencari kebahagiaan di tempat lain. Pada akhirnya, ia tidak lagi sanggup menjalani hubungan yang membuatnya terus terluka dan memilih bersama seseorang yang memberinya penerimaan serta perhatian yang selama ini ia harapkan.




















