Takut kehilangan setiap waktu
He wrote it in a letter
Dia menuliskannya dalam sebuah surat
He was a friend of mine
Dia adalah temanku
He heard you could see your future
Dia mendengar bahwa kau bisa melihat masa depanmu
Inside a glass of water
Di dalam gelas air
The ripples and the rhymes
Gelombang dan sajak-sajak
He asked Will I see heaven in mine?
Dia bertanya, 'Apakah aku akan melihat surga di milikku?'
That is just the way it was
Begitulah adanya
Nothing could be better
Tak ada yang lebih baik
And nothing ever was
Dan tak ada yang pernah lebih baik
Oh they say you could
Oh mereka bilang kau bisa
see your future,
melihat masa depanmu,
Inside a glass of water
di dalam gelas air
With riddles and the rhymes
Dengan teka-teki dan sajak-sajak
Will I see heaven in mine? Oh Oh Oh
Apakah aku akan melihat surga di milikku? Oh Oh Oh
Ah Son, don´t ask,
Ah Nak, jangan tanya,
Neither how full nor empty
Baik seberapa penuh maupun kosong
is your glass
gelasmu
Cling to the mast
Peganglah tiang kapal
Spend your whole life
Hidupkan seluruh hidupmu
living in the past
dalam kenangan masa lalu
Going nowhere fast
Tak kemana-mana dengan cepat
So he wrote it on the wall
Jadi dia menuliskannya di dinding
The hollowest of halos
Halos yang paling kosong
Is no halo at all
Sama sekali bukan halo
Televisions said and past
Televisi bilang dan masa lalu
In figurines and leaders
Dalam patung-patung dan pemimpin
saying nothing at all
yang sama sekali tidak mengatakan apa-apa
And he chimed stars in
Dan dia menyalakan bintang-bintang di
heaven aligned Oh Oh Oh
surga yang selaras Oh Oh Oh
Ah Son, don´t ask,
Ah Nak, jangan tanya,
Neither how full nor
Baik seberapa penuh maupun
empty is your glass
kosong gelasmu
Cling to the mast
Peganglah tiang kapal
Spend your whole life
Hidupkan seluruh hidupmu
living in the past
dalam kenangan masa lalu
Going nowhere fast
Tak kemana-mana dengan cepat
[instrumental]
[instrumental]
What are we drinking when we're done?
Apa yang kita minum saat kita selesai?
Glasses of water...
Gelas-gelas air...