Lagu "Touch" dari Cigarettes After Sex ini punya nuansa yang super sendu, tentang hubungan yang udah nggak sehat tapi masih susah dilepas. Dari awal, kelihatan kalau si penyanyi masih kangen banget, sampai nangis diam-diam tapi tetap pura-pura "baik-baik aja". Ini tuh tipe hubungan yang bikin capek secara emosional, kamu masih sayang, tapi juga sadar ada yang nggak beres.
Bagian reff "every time we touch" itu jadi inti banget, sentuhan atau momen bareng justru bikin dia makin keikat, padahal hubungan itu sendiri nggak jelas arahnya. Ada rasa "dikasih harapan" tapi nggak pernah benar-benar dipilih. Makanya muncul perasaan kesepian, bahkan saat lagi dekat sekalipun. Ini yang bikin sakit secara fisik dekat, tapi secara perasaan tetap jauh.
Di verse terakhir, emosinya makin dalem, dia ngerasa ditinggal secara emosional, bahkan di saat yang seharusnya intim. Pas dia lagi hancur, pasangannya malah kayak nggak peduli. Dari situ keliatan kalau hubungan ini udah nggak seimbang. Jadi inti lagu ini adalah tentang cinta yang toxic secara halus, nggak harus drama besar, tapi cukup dengan sikap yang bikin kita ngerasa sendirian terus, walaupun masih "bersama".