Membangun gedung opera untukmu di dalam hutan terdalam
And I walked across its stage, singing with my eyes closed
Dan aku melangkah di atas panggungnya, bernyanyi dengan mata tertutup
I've got a love for you I just can't escape
Aku punya cinta untukmu yang tak bisa kuhindari
All of my love for you cuts me like barbed wire
Semua cintaku padamu menyakitiku seperti kawat berduri
Ooh, I was meant to love you
Ooh, aku memang ditakdirkan untuk mencintaimu
And always keep you in my life
Dan selalu menjagamu dalam hidupku
Ooh, I was meant to love you
Ooh, aku memang ditakdirkan untuk mencintaimu
I knew I loved you at first sight
Aku tahu aku mencintaimu sejak pandangan pertama
If I abandoned love, I'd be a man without dreams (ooh)
Jika aku meninggalkan cinta, aku akan jadi pria tanpa mimpi (ooh)
I'd rather be out there staring death right between its eyes now
Aku lebih memilih berada di luar sana, menatap kematian tepat di depan mataku sekarang
And I can still hear the sound of you crying through the night
Dan aku masih bisa mendengar suaramu menangis sepanjang malam
There in the opera house with no one else for miles
Di sana, di gedung opera, tanpa ada orang lain dalam jarak yang jauh
Ooh, I was meant to love you
Ooh, aku memang ditakdirkan untuk mencintaimu
And always keep you in my life
Dan selalu menjagamu dalam hidupku
Ooh, I was meant to love you
Ooh, aku memang ditakdirkan untuk mencintaimu
I knew I loved you at first sight
Aku tahu aku mencintaimu sejak pandangan pertama
Makna Lagu Opera House
Lirik lagu ini menggambarkan cinta yang sangat besar dan dalam terhadap seseorang. Di awal lagu, ada gambaran yang cukup puitis, seperti membangun gedung opera di tengah hutan hanya untuk orang yang dicintai. Itu bukan berarti benar-benar literal, tapi simbol betapa besarnya usaha dan pengorbanan yang rela dilakukan demi cinta tersebut. Namun di balik perasaan yang kuat itu, ada juga rasa sakit, karena cintanya terasa seperti "kawat berduri" yang melukai dirinya sendiri.
Lagu ini juga menunjukkan bahwa cinta tersebut terasa seperti takdir. Penyanyi merasa bahwa ia memang "ditakdirkan" untuk mencintai orang itu sejak pertama kali melihatnya. Meskipun cinta itu membawa luka atau kesulitan, ia tetap tidak ingin melepaskannya. Bahkan ia merasa bahwa jika harus meninggalkan cinta itu, hidupnya akan terasa kosong dan kehilangan mimpi.
Secara keseluruhan, makna lagu ini tentang cinta yang begitu kuat sampai terasa seperti bagian dari takdir hidup seseorang. Walaupun cinta itu tidak selalu mudah dan bahkan bisa menyakitkan, perasaan tersebut tetap ingin dipertahankan. Lagu ini menggambarkan bagaimana cinta bisa menjadi sesuatu yang sangat indah sekaligus menyakitkan, tetapi tetap terasa terlalu berharga untuk dilepaskan.