Sinar pagi menghangatkan, saat terbangun
meoreojineun neoreul bomyeon
Melihatmu, semuanya terasa lebih cerah
seorikkin changmune ni ireum sseo
Di tengah keramaian, namamu terucap
bogopeun neoye geu eolgulkkaji
Senyummu yang manis, selalu ku ingat
ajik eongkyeoinnabwa
Masih terasa aneh, ya?
miryeoneun deomingabwa
Seperti mimpi yang tak kunjung usai
kkeunnae icheojiji annabwa
Tak mau mengakhiri semua ini
eotteongayo geudaen
Bagaimana denganmu?
nacheoreom utji motago
Tak bisa tersenyum seperti dulu
nacheoreom honja meonghani harureul bonaenayo
Menghabiskan hari sendirian, terasa berat
dwedollyeojul su innayo
Apakah ada cara untuk kembali?
cheoeum geuttae geunaldeullo
Seperti saat pertama kali kita bertemu
geuttae uri haengbokan nallo
Saat itu, kita penuh kebahagiaan
urin hamkkeyeotjiman
Kita pernah bersama, namun
seoro dareun saenggage
Kini, pikiran kita berbeda
maneun sangcheoman namgyeonnabwa
Banyak kenangan yang terlewatkan
eotteongayo geudaen
Bagaimana denganmu?
nacheoreom utji motago
Tak bisa tersenyum seperti dulu
nacheoreom honja meonghani harureul bonaenayo
Menghabiskan hari sendirian, terasa berat
dwedollyeojul su innayo
Apakah ada cara untuk kembali?
cheoeum geuttae geunaldeullo
Seperti saat pertama kali kita bertemu
geuttae uri haengbokan
Saat itu, kita penuh kebahagiaan
babocheoreom geujeo barabodaga
Saat melihatmu, seperti terhipnotis
doraseobeorineun nareul alkkayo
Apakah kau mengenaliku yang dulu?
naneun saenggangnayo
Aku masih teringat
garodeung arae gobaegeul
Di bawah langit yang sama, kita pernah bersama
geu jjalbatteon immatchumdo
Kenangan itu, masih membekas
yeojeonhi seonmyeonghae
Hingga kini, tetap jelas di ingatan
daeul su eopseonnabwa
Tak ada jalan kembali, ya?
kkeutgwa kkeuchieotteon uri
Kini, semua terasa berakhir
ije deoneun mannal su eomneyo
Sekarang, tak ada lagi pertemuan