Grief and dread lurk
Kesedihan dan ketakutan mengintai
In this land of moodiness
Di tanah yang penuh suasana hati ini
Throe and agony reign
Siksaan dan penderitaan berkuasa
In my pallid body
Dalam tubuhku yang pucat
Forlorn alone in solitude
Kesepian dalam kesendirian
And depressed without her
Dan tertekan tanpanya
I feel how I fade
Aku merasakan diriku memudar
No one can avoid this spell
Tak ada yang bisa menghindari mantra ini
Cold are walls of castle
Dinding kastil terasa dingin
Statues bewail her
Patung-patung meratapi dirinya
Mournful is my glance
Tatapanku penuh duka
Bloodred are my tears
Air mataku berwarna darah
Love and pride
Cinta dan kebanggaan
Are vanished with dawn
Hilang bersama fajar
Light are severed threads
Cahaya adalah benang yang terputus
And entwine me in darkness
Dan membelitku dalam kegelapan
My soul is dying with her
Jiwaku sekarat bersamanya
Burning eden in my eyes
Eden yang terbakar di mataku
Forever she falls asleep
Selamanya ia terlelap
With kiss of solar rays
Dengan ciuman sinar matahari
By last wintersunset
Di bawah matahari terbenam terakhir musim dingin
Lust opens my veins
Nafsu membuka pembuluh darahku
Darkstorm invokes you
Badai kelam memanggilmu
To be my bride again
Untuk menjadi pengantinku lagi
Angels are suffering in crypts of dead
Malaikat menderita di dalam kuburan orang mati
From their kingdom they are dethroned
Dari kerajaan mereka, mereka dilengserkan
Bitter in this earth
Pahit di bumi ini
On which thistle grows
Di mana thistle tumbuh
Twilight are my forests
Senja adalah hutan-hutanku
In white winter snow
Dalam salju putih musim dingin
Mystic humidity winds
Angin lembap yang mistis
From Carpathia visit me
Dari Carpathia kunjungi aku
Waving boughs and blade
Cabang dan bilah melambai
Whisper for those who are dead
Berbisik untuk mereka yang telah tiada
Lucid rivers sink within me till I rise
Sungai yang jernih tenggelam dalam diriku hingga aku bangkit
Below moonlight amid blizzard infernal
Di bawah cahaya bulan di tengah badai neraka
Wolves drink my tears
Serigala meminum air mataku
Licking scalds of time
Menjilati luka waktu
Connection of sex and dusk
Koneksi antara seks dan senja
We are once
Kita pernah
With your beauty and attractiveness
Dengan kecantikan dan daya tarikmu
I was always enthralled
Aku selalu terpesona
And then you have one winter morning
Dan kemudian suatu pagi di musim dingin
Disappeared with forgotten dawn
Menghilang bersama fajar yang terlupakan
Bloodred sky - tragedy sign
Langit berwarna darah - tanda tragedi
Lycantrophy moon
Bulan lycantrophy
Werevolves and ghosts - creatures of night
Serigala manusia dan hantu - makhluk malam
Transylvanian doom
Doom Transylvania
[Opus 2: Jeritan Infernal Melalui Keheningan Tanpa Jalan]
Symphony of moonlight and nightmares
Simfoni cahaya bulan dan mimpi buruk
Opening gates of visions
Membuka gerbang visi
And my disaster
Dan bencana yang menimpaku
On grave of celestial being
Di atas kuburan makhluk surgawi
Wolves howl and cry
Serigala melolong dan menangis
Remember my princess these words
Ingatlah kata-kata ini, putriku
Again we will fly
Kita akan terbang lagi
In this theatre of silence
Di teater keheningan ini
Where time has no sense
Di mana waktu tak berarti
In endless I will see
Dalam keabadian aku akan melihat
My angel dance
Malaikatku menari
Dramatic hysteria
Histeria dramatis
Mirrors without reflection
Cermin tanpa pantulan
Phantomic reality
Realitas phantomis
Vampiric agony...
Penderitaan vampir...
Mysterious secrets keep
Rahasia misterius tersimpan
Land beyond black glass
Tanah di balik kaca hitam
Throwned world from god
Dunia yang dilengserkan dari Tuhan