Di salib Kalvari, Juruselamat kita yang diberkati mati,
Gave His life to save the world from loss;
Memberikan hidup-Nya untuk menyelamatkan dunia dari kebinasaan;
In His pain and agony, for every sin to hide,
Dalam rasa sakit dan penderitaan-Nya, untuk menutupi setiap dosa,
Shed the blood that stained the old rugged cross.
Menumpahkan darah yang mewarnai salib tua yang kasar.
[CHORUS]
'Twas His blood, His precious blood that stained the old rugged cross,
Itulah darah-Nya, darah-Nya yang berharga yang mewarnai salib tua yang kasar,
'Twas His love that paid the awful cost;
Itulah cinta-Nya yang membayar harga yang mengerikan;
Oh soul so far astray come and plunge today
Oh jiwa yang tersesat, datang dan terjunlah hari ini
In the blood that stained the old rugged cross.
Dalam darah yang mewarnai salib tua yang kasar.
[ guitar ]
To the cross, the rugged cross they nailed His precious hands
Di salib, salib yang kasar itu, mereka memaku tangan-Nya yang berharga
And in death He fully paid the cost,
Dan dalam kematian-Nya, Ia sepenuhnya membayar harga,
There is pardon in His love for everyone that stands
Ada pengampunan dalam cinta-Nya untuk setiap orang yang berdiri
For the blood that stained the old rugged cross.
Untuk darah yang mewarnai salib tua yang kasar.
[repeat Chorus]
What an awful death He died to pardon you and me,
Betapa mengerikannya kematian yang Dia alami untuk mengampuni kita,
All alone in agony He tossed,
Sendirian dalam penderitaan, Dia terombang-ambing,
And a world once lost in sin can now be wholly free
Dan dunia yang pernah hilang dalam dosa kini bisa sepenuhnya bebas
By the blood that stained the old rugged cross.
Oleh darah yang mewarnai salib tua yang kasar.
[repeat chorus]