[Malaikat itu melaju bersama anak-anak bungkuk, racun mengalir dari mesinnya]
Wieldin' love as a lethal weapon, on his way to hubcap heaven
[Memegang cinta sebagai senjata mematikan, dalam perjalanannya menuju surga tutup roda]
Baseball cards poked in his spokes, his boots in oil he's patiently soaked
[Kartu baseball tersangkut di jari-jari rodanya, sepatu botnya terendam minyak, dia sabar menunggu]
The roadside attendant nervously jokes as the angel's tires stroke his precious pavement
[Petugas pinggir jalan bercanda dengan gugup saat ban malaikat itu menyentuh aspal berharga miliknya]
The interstate's choked with nomadic hordes
[Jalan raya sesak dengan kerumunan nomaden]
In Volkswagen vans with full running boards
[Dalam van Volkswagen dengan papan samping yang penuh]
Dragging great anchors, followin' dead-end signs into the sores
{Menarik jangkar besar, mengikuti tanda jalan buntu menuju luka-luka]
The angel rides by humpin' his hunk metal whore
[Malaikat itu melintas sambil menggoyangkan 'pelacur' metalnya]
Madison Avenue's claim to fame in a trainer bra with eyes like rain
[Kepopuleran Madison Avenue dalam bra pelatihan dengan mata seperti hujan]
She rubs against the weatherbeaten frame and asks the angel for his name
[Dia menggosokkan tubuhnya pada rangka yang sudah usang dan bertanya pada malaikat itu namanya]
Off in the distance the marble dome reflects across the flatlands with a naked feel off into parts unknown
[Jauh di kejauhan, kubah marmer memantulkan cahaya di dataran datar dengan nuansa telanjang menuju tempat yang tidak dikenal]
The woman strokes his polished chrome and lies beside the angel's bones
[Wanita itu mengusap krom yang mengkilap dan berbaring di samping tulang malaikat]