Kenapa, dia ada saat aku butuh seseorang
How come, girl was there when the song is done
Kenapa, dia ada saat lagu ini berakhir
Some say, open your eyes to a brighter light
Beberapa bilang, buka matamu untuk melihat cahaya yang lebih cerah
okay, open my arm and they were right
Oke, buka pelukanku dan mereka benar
She was my soul one
Dia adalah jiwa satuku
She felt she was the only one
Dia merasa dia satu-satunya
She was the sun, the sky blue eyes
Dia adalah matahari, dengan mata biru langit
She was my soul one
Dia adalah jiwa satuku
Inside, pain in my heart often made her cry
Di dalam, rasa sakit di hatiku sering membuatnya menangis
Outside, I cursed the birds and the sugar sky
Di luar, aku mengutuk burung-burung dan langit manis
How long take to realize she's the one
Berapa lama untuk menyadari dia adalah yang tepat
How long until I find my lost and lonely soul one
Berapa lama sampai aku menemukan jiwa satuku yang hilang dan kesepian
She was my soul one
Dia adalah jiwa satuku
She felt she was the only one
Dia merasa dia satu-satunya
She was the sun, the sky blue eyes
Dia adalah matahari, dengan mata biru langit
She was my soul one
Dia adalah jiwa satuku
Should have never taken the time
Seharusnya tidak pernah membuang waktu
'Cause I found myself living a lonely lie
Karena aku mendapati diriku hidup dalam kebohongan kesepian
You said you left to find yourself
Kau bilang kau pergi untuk menemukan dirimu
But I never, No I never got the chance to say good-bye
Tapi aku tidak pernah, tidak pernah mendapat kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal
She was my soul one i thought she was......
Dia adalah jiwa satuku yang kupikir dia adalah......