Lagu "WILDFLOWER" dari Billie Eilish bercerita tentang rumitnya perasaan saat menjalin hubungan dengan seseorang yang pernah memiliki kisah bersama orang lain. Lagu ini bukan sekadar soal cinta, tetapi juga tentang rasa bersalah, overthinking, dan perbandingan yang terus menghantui. Hal itu tergambar lewat lirik "I see her in the back of my mind all the time", yang menjadi simbol bahwa bayangan mantan kekasih pasangan masih terus muncul di pikirannya. Meski hubungan yang dijalani sekarang nyata, ia tetap merasa ada sosok lain yang seolah belum benar-benar pergi.
Konflik emosional semakin terasa melalui lirik "Did I cross the line?", yang melambangkan keraguan apakah dirinya telah melanggar batas dengan mencintai orang yang pernah begitu berarti bagi orang lain. Sementara lirik "Every time you touch me, I just wonder how she felt" menunjukkan rasa insecure yang mendalam. Setiap bentuk kasih sayang yang diterimanya justru membuatnya membayangkan bagaimana perasaan perempuan sebelumnya. Di akhir lagu, pertanyaan "Do you see her in the back of your mind?" menjadi simbol ketakutan terbesar dalam hubungan, yakni kekhawatiran bahwa pasangan belum benar-benar melepaskan masa lalunya.
Secara keseluruhan, "WILDFLOWER" menggambarkan bahwa cinta tidak selalu terasa sederhana. Terkadang, hubungan baru tetap dibayangi kenangan lama yang sulit dihapus. Billie Eilish menunjukkan bagaimana rasa cinta bisa berjalan berdampingan dengan rasa bersalah, cemburu, dan ketidakpastian. Pesan yang ingin disampaikan lagu ini adalah bahwa proses menerima masa lalu, baik milik diri sendiri maupun pasangan, sering kali menjadi tantangan terbesar untuk bisa mencintai dengan sepenuh hati.