Lagu THE DINER dari Billie Eilish menceritakan sudut pandang seorang penggemar obsesif atau stalker yang merasa memiliki hubungan spesial dengan idolanya, padahal semua itu hanya ada di kepalanya. Sejak awal, lirik "Don't be afraid of me, I'm what you need" dan "I know we're meant to be" menunjukkan bagaimana tokoh ini benar-benar yakin bahwa mereka ditakdirkan bersama. Ia terus mengawasi, menunggu di luar rumah, hingga berkata "I'm waitin' on your block, but please don't call the cops", yang menggambarkan obsesi yang sudah melewati batas dan berubah menjadi tindakan mengganggu bahkan berbahaya.
Semakin jauh lagu berjalan, obsesi itu berubah menjadi sesuatu yang menyeramkan. Lirik "I came in through the kitchen" mengisyaratkan bahwa ia sampai nekat menyusup ke rumah sang idola, sementara "I memorized your number, now I call you when I please" menunjukkan hilangnya batas privasi. Puncaknya ada pada kalimat "If somethin' happens to him, you can bet that it was me", yang memperlihatkan kecemburuan ekstrem hingga mengarah pada ancaman. Lewat lagu ini, Billie Eilish menggambarkan sisi gelap budaya fanatisme dan parasocial relationship, yaitu ketika kekaguman berubah menjadi obsesi yang membuat seseorang kehilangan kemampuan membedakan cinta, kepemilikan, dan kenyataan.