Menyusuri jalan setapak di musim semi
Hanyeoreum bamui kkum
Mimpi malam musim panas
Gaeul ta gyeoul naeril nun
Saat musim gugur dan musim dingin tiba
1 nyeon ne beon ttodasi bom
Setahun kemudian, musim semi datang lagi
Jeongdeureotdeon nae jeoleun nal ijeneun annyeong
Hari-hari yang penuh kenangan kini telah berlalu
Areumdapdeon uriui bom yeoreum gaeul gyeoul
Musim semi kita yang indah, musim panas, gugur, dan dingin
"Four season with no reason"
"Empat musim tanpa alasan"
Bi gaen dwie biae (Bie ai) daesin a happy end
Hujan di balik pelangi (Cinta) menuju akhir bahagia
Biseudeumhi ssik biutdeut chilsaek munuiui mujigae
Bersinar lembut, warna pelangi dalam kerinduan
Cheoreopsi cheol jina cheoldeulji mothae (Still)
Seperti angin yang tak bisa ditahan (Masih)
Cheolbujie cheol geureunji orae marchin' bibaldi
Seperti pelangi yang datang dan pergi, mengingat masa lalu
Chaikopeuseuki oneurui (Boy) sagyereul majihae
Cobalah untuk memahami hari ini (Boys)
Machimnae machi nesi monnae
Akhirnya, seperti yang kita inginkan
Boy, jeo haneulman barabogoseo
Boys, tataplah langit yang sama
Sagyejeol jal jinaego isseo (Goodbye)
Menjalani hari-hari dengan baik (Selamat tinggal)
Tteonan saram tto natanan saram
Orang yang pergi, orang yang datang
Meori wi jeosesang
Di atas kepala, dunia yang luas
Nan tteona yeonggamui Amazon
Aku pergi, menuju Amazon yang tak terduga
Jinan bamui teurauma da mutgo
Malam yang lalu, semua rasa hilang
Moksum bachyeo dallyeool
Mengejar impian yang terpendam
Sae chulbal haneun wangbokseon
Sebuah harapan baru yang lahir
Byeonhallae jeonbodaneun deoukdeo
Perubahan yang terus terjadi, semakin mendalam
Joeun saram deoukdeo
Orang baik, semakin banyak
Deo naeun saram deoukdeo
Orang yang lebih baik, semakin banyak
Achim iseureul matgo nae ane bunno gwageoe mutgo
Menemukan kebahagiaan di pagi hari, melupakan masa lalu
For life, do it away, away, away
Untuk hidup, tinggalkan semuanya, pergi, pergi, pergi
Ureotdeon useotdeon sonyeongwa sonyeoga geuriwo na
Kenangan manis dan tawa yang kita rindukan
Challanhaetdeon saranghaetdeon
Cinta yang penuh tantangan, penuh rasa
Geu sijeolman jakku gieongna
Hanya saat-saat itu yang terus teringat
Gyejeoreun nari galsurok sokjeoreopsi heulleo
Hari-hari berlalu, tak bisa kita tahan
Bulge muldeurigo parake meongdeureo gaseumeul hulgo
Api membara, menghangatkan hati yang penuh rasa
Eonjenga dasi ol geunal geuttaereul wihayeo (geudaereul wihayeo)
Suatu saat nanti, untuk hari itu (untuk kita)
Areumdaul uriui bom yeoreum gaeul gyeoul
Musim semi kita yang indah, musim panas, gugur, dan dingin
La, la-la-la-la, la-la-la-la, la-la
La, la-la-la-la, la-la-la-la, la-la
La, la-la-la-la, la-la-la-la, la-la
La, la-la-la-la, la-la-la-la, la-la
Ideumhae jil nyeok kkot pineun bom
Menyusuri jalan setapak di musim semi
Hanyeoreum bamui kkum (Hmm)
Mimpi malam musim panas (Hmm)
Gaeul ta gyeoul naerin nun
Saat musim gugur dan musim dingin tiba
Bom yeoreum gaeul gyeoul (Ooh)
Musim semi, panas, gugur, dan dingin (Ooh)