Lelah mencoba untuk tegar
Yang kau cintai, melangkah pergi
Sendiri
Sementara relakan ini semua
Kita manusia
Perubahan dalam setiap putaran
Akan ada titik di mana
Kita rela menerima
Kau tahan tangismu hingga bergetar tubuhmu
Kau tanyakan kapan kau akan jadi pemenang
Di hidupmu sendiri, walau lelah kau berlari
Doamu di tiap malam tak kunjung beri jawaban
Sementara relakan ini semua
Kita manusia
Perubahan dalam setiap putaran
Akan ada titik di mana
Kita rela menerima
Kau melihat kesempatan itu
Tak kau kira hancur jadi debu
Sementara relakan ini semua
Kita manusia
Perubahan dalam setiap putaran
Akan ada, akan ada
Titik di mana kita rela menerima
Semua ditentukan waktunya (Kita rela menerima)
Kan dijawab pada saatnya (Kita rela menerima)
Sudah dituliskan takdirnya (Kita rela menerima)
Makna lagu Sementara
Lirik lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang sedang berada di titik terendah dalam hidup. Kehilangan orang yang dicintai, harapan yang pupus, hingga usaha yang terasa sia-sia membuatnya lelah dan mempertanyakan kapan kebahagiaan akan datang. Meski begitu, lagu ini mengingatkan bahwa menangis, kecewa, dan merasa lemah adalah hal yang wajar karena semua orang pasti melewati masa-masa sulit dalam hidupnya.
Di balik kesedihannya, lagu ini membawa pesan tentang belajar menerima kenyataan dan percaya pada waktu. Tidak semua doa dijawab seketika, dan tidak semua rencana berjalan sesuai keinginan. Namun, setiap kegagalan dan kehilangan memiliki waktunya sendiri untuk dipahami. Pada akhirnya, lagu ini mengajak kita untuk tetap bersabar, terus melangkah, dan percaya bahwa setiap takdir yang sudah ditentukan akan membawa kita ke tujuan terbaik, meski jalannya tidak selalu mudah.