Senandung kasih beralun merdu
Biar beribu-ribu purnama tetap akan aku tunggu
Rindu teringat dulu
Kau perlakukan ku tanpa restu
Tak sempat aku katakan tak mahu
Oh sayang
Belum ku bersedia namun tetap kau membenamkan cinta
Ku terhanyut rasa
Sungguh hatiku terseksa
Mencintai dia
Dia yang membarakan rasa cinta pandang pertama
Ku sungguh ku tergoda
Tertawan dirinya
Tuhan maafkan aku kerna ku la la lalai lalai
La la lalai
La la lalai
Bila engkau tolak
Apakah daya ku tuk menolak
Sampai ku tolak pulak
Tolak-menolak kau yang bertolak
Oh sayang
Belum ku bersedia namun tetap kau membenamkan cinta
Ku terhanyut rasa
Sungguh hatiku terseksa
Mencintai dia
Dia yang membarakan rasa cinta pandang pertama
Ku sungguh ku tergoda
Tertawan dirinya
Tuhan maafkan aku kerna ku la la lalai lalai
La la lalai
Sungguh hatiku terseksa
Mencintai dia
Dia yang membarakan rasa cinta pandang pertama
Ku sungguh ku tergoda
Tertawan dirinya
Tuhan maafkan aku kerna ku la la lalai lalai
Maafkan aku maafkan aku
Tuhan maafkan maafkan aku
Tuhan maafkan maafkan aku
Kerna ku la la lalai lalai
Maafkan aku maafkan aku
Tuhan maafkan maafkan aku
Tuhan maafkan maafkan aku
Kerna ku la la lalai lalai
la la lalai lalai
Makna Lagu Lalai
Lirik lagu ini menggambarkan seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta yang datang begitu cepat dan kuat. Awalnya ia belum siap membuka hati, bahkan masih ragu untuk menerima kehadiran orang baru dalam hidupnya. Namun perlahan perhatian dan pesona orang tersebut membuat dirinya hanyut, sampai akhirnya jatuh cinta meski sebelumnya ingin menolak. Perasaan ini menunjukkan bahwa cinta kadang datang tanpa bisa diatur waktunya.
Di sisi lain, lagu ini juga penuh konflik batin. Ada rasa tersiksa karena mencintai seseorang yang begitu memikat, tetapi hubungan itu terasa rumit dan tidak berjalan mulus. Ketertarikan yang besar membuat dirinya merasa lalai, seolah terbawa emosi dan lupa pada logika. Karena itu muncul penyesalan dan permintaan maaf, seakan sadar bahwa perasaan yang diikuti terlalu jauh membawa hati ke situasi yang sulit.
Intinya, makna lagu ini adalah tentang jatuh cinta pada waktu yang tidak tepat. Ada campuran rindu, godaan, penyesalan, dan ketidakberdayaan menghadapi rasa suka yang terlalu besar. Lagu ini terasa seperti curhatan seseorang yang tahu hubungan itu rumit, tapi tetap sulit melepaskan karena cinta pertama kali muncul dengan sangat kuat.