Lirik ini vibes-nya kayak orang yang lagi remuk secara emosional. Ada kebohongan, hati yang retak, janji yang udah nggak keinget, sampai rasa jatuh tanpa kendali. "Pecahan kaca di bawah kaki" tuh kerasa banget jadi simbol sakit yang nyata, tiap langkah berasa perih karena luka lama belum sembuh.
Masuk bagian lost in the glow, nuansanya berubah jadi mode kabur dari kenyataan. "Glow" di sini bukan bahagia sepenuhnya, tapi semacam tempat pelarian sementara biar nggak tenggelam di rasa sakit. Dunia terasa pudar, tapi di dalam cahaya itu dia nemu ruang kecil buat napas dan nenangin diri.
Walau gelap dan penuh kehilangan, masih ada secercah harapan. Bagian tentang meraih tangan dan memulihkan jiwa nunjukkin kalau dia sebenarnya pengen diselamatkan dan dipeluk lagi. Intinya: seseorang yang lagi hancur, tapi masih berharap ada yang tetap tinggal dan percaya sama dia.