Lirik Lagu Divide (Tidal Mix by Cut.Rate.Box) (Terjemahan) - Assemblage 23
X
TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA
ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI
- Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
- bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
- dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI
- Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
- klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.
ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR
- Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu - Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
- Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.
TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI
- Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
- Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
I lost myself in shapeless oceansAku tersesat di lautan tanpa bentukWhose depths concealed more than they showedYang kedalamannya menyimpan lebih dari yang terlihatBeliefs obscured by mists around themKeyakinan yang tertutup kabut di sekelilingnyaA legacy they'd been bestowedSebuah warisan yang telah diberikan kepada mereka
Columns of ice paint awkward picturesKolom-kolom es melukis gambar yang canggungDistorted forms that once seemed realBentuk-bentuk yang terdistorsi yang dulu tampak nyataEngulfed inside transparent texturesTerbenam dalam tekstur transparanBillowing curtains as hard as steelTirai yang mengembang sekeras baja
For all the noise filling the landscapeDi tengah semua kebisingan yang memenuhi pemandanganWhispers & cries with no replyBisikan dan tangisan tanpa balasanIt's quiet here within these boundariesDi sini sepi dalam batas-batas iniAnd thoughts collect like pools of lightDan pikiran berkumpul seperti genangan cahaya
My eyes divide the skyMataku membagi langitAs sirens sound in heavenSaat sirene berbunyi di surgaMy will brings down the moonNiatku menurunkan bulanAnd shatters it to piecesDan menghancurkannya menjadi serpihan
The silence grew inconsequentialKeheningan menjadi tidak berartiThe day became a paradigmHari itu menjadi sebuah paradigmaA thousand years, a hundred decadesSeribu tahun, seratus dekadeAn arbitrary slice of timeSepotong waktu yang sembarangan
I found myself with no companionAku menemukan diriku tanpa temanExcept the salty earth and skyKecuali bumi dan langit yang asinAnd suddenly there came my focusDan tiba-tiba fokusku datangThe world around me clarifiedDunia di sekelilingku menjadi jelas
My eyes divide the skyMataku membagi langitAs sirens sound in heavenSaat sirene berbunyi di surgaMy will brings down the moonNiatku menurunkan bulanAnd shatters it to piecesDan menghancurkannya menjadi serpihan
And so I walked in isolationDan aku berjalan dalam isolasiHoping solace would cross my pathBerharap ketenangan akan melintasi jalankuIgnored the road that lay behind meMengabaikan jalan yang terletak di belakangkuAnd stepped away from the aftermathDan menjauh dari akibatnya
I lost myself in shapeless oceansAku tersesat di lautan tanpa bentukWhose waters turned from dark to clearYang airnya berubah dari gelap menjadi jernihI floated there, a tiny islandAku mengapung di sana, sebuah pulau kecilWith no more doubt, with no more fearTanpa lagi keraguan, tanpa lagi ketakutan
My eyes divide the skyMataku membagi langitAs sirens sound in heavenSaat sirene berbunyi di surgaMy will brings down the moonNiatku menurunkan bulanAnd shatters it to piecesDan menghancurkannya menjadi serpihan
Columns of ice paint awkward picturesKolom-kolom es melukis gambar yang canggungDistorted forms that once seemed realBentuk-bentuk yang terdistorsi yang dulu tampak nyataEngulfed inside transparent texturesTerbenam dalam tekstur transparanBillowing curtains as hard as steelTirai yang mengembang sekeras baja
For all the noise filling the landscapeDi tengah semua kebisingan yang memenuhi pemandanganWhispers & cries with no replyBisikan dan tangisan tanpa balasanIt's quiet here within these boundariesDi sini sepi dalam batas-batas iniAnd thoughts collect like pools of lightDan pikiran berkumpul seperti genangan cahaya
My eyes divide the skyMataku membagi langitAs sirens sound in heavenSaat sirene berbunyi di surgaMy will brings down the moonNiatku menurunkan bulanAnd shatters it to piecesDan menghancurkannya menjadi serpihan
The silence grew inconsequentialKeheningan menjadi tidak berartiThe day became a paradigmHari itu menjadi sebuah paradigmaA thousand years, a hundred decadesSeribu tahun, seratus dekadeAn arbitrary slice of timeSepotong waktu yang sembarangan
I found myself with no companionAku menemukan diriku tanpa temanExcept the salty earth and skyKecuali bumi dan langit yang asinAnd suddenly there came my focusDan tiba-tiba fokusku datangThe world around me clarifiedDunia di sekelilingku menjadi jelas
My eyes divide the skyMataku membagi langitAs sirens sound in heavenSaat sirene berbunyi di surgaMy will brings down the moonNiatku menurunkan bulanAnd shatters it to piecesDan menghancurkannya menjadi serpihan
And so I walked in isolationDan aku berjalan dalam isolasiHoping solace would cross my pathBerharap ketenangan akan melintasi jalankuIgnored the road that lay behind meMengabaikan jalan yang terletak di belakangkuAnd stepped away from the aftermathDan menjauh dari akibatnya
I lost myself in shapeless oceansAku tersesat di lautan tanpa bentukWhose waters turned from dark to clearYang airnya berubah dari gelap menjadi jernihI floated there, a tiny islandAku mengapung di sana, sebuah pulau kecilWith no more doubt, with no more fearTanpa lagi keraguan, tanpa lagi ketakutan
My eyes divide the skyMataku membagi langitAs sirens sound in heavenSaat sirene berbunyi di surgaMy will brings down the moonNiatku menurunkan bulanAnd shatters it to piecesDan menghancurkannya menjadi serpihan