Lagu ini bercerita tentang seorang pria yang tertarik kepada seorang gadis santri lulusan pondok pesantren. Karena ingin mendapatkan hati gadis tersebut dan diterima keluarganya, ia berusaha mengubah penampilannya menjadi lebih sopan dan religius.
Di balik humor dan bahasa yang ringan, lagu ini menyampaikan keinginan seseorang untuk memperbaiki diri. Tokoh dalam lagu mengaku sudah lama menjalani kehidupan sebagai “preman” dan kini ingin bertobat agar bisa memperoleh pasangan yang baik dan beriman.