Tangis ngelilakne lungamu
Nanging kudu nerima
Nanging kudu meneng senadyan lara
Teteg mantepke lakumu
Opo perlu tak terne
Genggem tanganku tak tuntun metu
Panyuwun terakhirku dada ro aku
Selamat tinggal sayangku
Ngati-ati tak lalekne
Kenangane aku lilo kowe
Nyanding pilihan uripmu
Mergo aku pengen
Nyawang kowe bahagia
Rasah mikirke aku
Aku uwes kulino ngampet lara
Aku sadar diri
Ora isa nyenengke sliramu
Genggem tanganku tak tuntun metu
Panyuwun terakhirku dada ro aku
Selamat tinggal sayangku
Ngati-ati tak lalekne
Kenangane aku lilo kowe
Nyanding pilihan uripmu
Mergo aku pengen
Nyawang kowe bahagia
Selamat tinggal sayangku
Ngati-ati tak lalekne
Kenangane aku lilo kowe
Nyanding pilihan uripmu
Mergo aku pengen
Nyawang kowe bahagia
Selamat tinggal sayangku
Jaga diri
Mugi saget ngelalekne aku
Pamit lunga
Nyanding pilihan uripku
Muga sliramu uga saget bahagia
Makna Lagu Dada
Lirik lagu ini menggambarkan perpisahan yang pahit tapi penuh keikhlasan. Tokohnya sebenarnya masih sangat sayang, sampai harus menahan tangis saat merelakan orang yang dicintai pergi. Meski hatinya sakit, ia memilih untuk tetap tenang dan menerima keadaan. Ada rasa dipaksa untuk kuat, seolah harus terlihat baik-baik saja padahal di dalamnya lagi hancur.
Di sisi lain, lagu ini menunjukkan bentuk cinta yang tulus karena tidak memaksakan kehendak. Ia membiarkan orang yang dicintai memilih jalan hidupnya sendiri, bahkan rela dilupakan demi kebahagiaan orang tersebut. Ia juga berusaha menyadari diri bahwa mungkin dirinya tidak bisa memberikan kebahagiaan yang diharapkan, sehingga memilih mundur dengan lapang dada.
Pada akhirnya, makna lagu ini tentang belajar ikhlas dalam kehilangan. Bukan hanya soal berpisah, tapi juga tentang merelakan, menerima kenyataan, dan mendoakan yang terbaik meskipun tidak lagi bersama. Ada kesedihan yang dalam, tapi juga ada kedewasaan dalam cara mencintai dan melepaskan.