Lirik Makna

Hu hu-uh-uh
Ha uh hu-uh-uh

Usai sudah kelak kita mengakhiri sudah
Yang tersisa hanya sebuah cerita
Yang kita kira berujung indah
Percayalah ini semua

Sentuhan semesta
Dilanda duka lara
Dan merana sejenak
Kan tercipta makna

Jika saja
Waktu pertemukan kita (berdua kembali)
Kembali mungkin saja kita kan abadi
Dan walau saja
Itu pun takkan terjadi (kupercaya bahwa)
Kan tercipta makna yang abadi
Percayalah ini semua

Sentuhan semesta
Dilanda duka lara
Dan merana sejenak
Kan tercipta makna

Hu hu-uh-uh
Ha uh hu-uh-uh
Hu hu-uh-uh

Makna Lagu Makna

Lirik lagu ini vibes-nya sendu tapi elegan, kayak perpisahan yang nggak penuh marah, cuma penuh pasrah. Ceritanya tentang dua orang yang hubungannya udah selesai, dan mereka sadar kalau yang tersisa cuma kenangan. Dulu sempat yakin bakal happy ending, tapi ternyata realitanya beda. Bukannya nyalahin satu sama lain, malah ngeliat semuanya sebagai "sentuhan semesta" kayak takdir yang emang harus kejadian.

Bagian "dilanda duka lara dan merana sejenak, kan tercipta makna" tuh dalem banget. Kesedihan di sini bukan cuma luka, tapi proses buat tumbuh. Jadi patah hati itu nggak sia-sia, ada pelajaran dan arti yang dibawa. Ada juga harapan tipis kalau suatu saat dipertemukan lagi, mungkin bisa abadi. Tapi kalau pun nggak, ya udah… tetap ikhlas. Cintanya nggak posesif, lebih ke dewasa dan legowo.

Intinya, lagu ini tentang menerima akhir dengan tenang. Tentang percaya kalau semua pertemuan dan perpisahan ada alasannya. Sedih? Iya. Tapi bukan galau lebay lebih kayak senyum tipis sambil bilang, "makasih ya udah pernah ada". Rasanya bittersweet banget, tipe lagu yang cocok didengerin pas lagi bengong malam-malam sambil merenungin hidup.

Lirik Lagu Adikara

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru