Tak ingin lupakan
Bermesraan s'lalu jadi satu
Kenangan manis
Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang ulang kali
Reff :
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang
Dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Belum cukup membendungnya
Hanya kepedihan
Yang s'lalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku
Kembali ke: Reff
Tapi sampai kapankah ku harus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bridge:
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini yakinku indah
Kembali ke: Reff
Tapi sampai kapankah ku harus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu
Makna Lagu Manusia Bodoh
Seseorang dalam lagu ini mengenang hubungan yang awalnya dipenuhi kebahagiaan, tetapi perlahan berubah menjadi sumber luka. Ia menyadari bahwa dirinya terus bertahan meski berkali-kali dipermainkan dan dikecewakan oleh orang yang dianggap sebagai belahan jiwa. Perasaan cinta yang begitu besar membuatnya sulit melepaskan diri, bahkan ketika akal sehatnya menyadari bahwa hubungan tersebut hanya membawa kepedihan. Ia pun merasa lelah karena harus terus menanggung rasa sakit demi mempertahankan cinta yang tidak lagi memberinya kebahagiaan.
Meski merasa terjebak dalam hubungan yang menyakitkan, ia mulai percaya bahwa setiap kisah pasti memiliki akhir. Ia berharap suatu saat nanti bisa melewati perpisahan ini dan menemukan kebahagiaan yang lebih baik. Lagu ini menggambarkan pergulatan seseorang yang sulit melepaskan cinta meski terus terluka, sekaligus harapan bahwa penderitaan yang dialaminya tidak akan berlangsung selamanya.




















