Dengan sedikit iman, kita bisa membangun tanah ini
With a little hope we could move as planned
Dengan sedikit harapan, kita bisa bergerak sesuai rencana
With a little faith we could raise the land
Dengan sedikit iman, kita bisa membangun tanah ini
With a little hope we could move as planned
Dengan sedikit harapan, kita bisa bergerak sesuai rencana
Farm the ghetto up, feed the famine down
Berkebun di pinggiran kota, atasi kelaparan
With our nose to the grindstone, ear to the ground
Dengan kerja keras, selalu waspada
Find a steady job, build a happy home
Dapatkan pekerjaan tetap, bangun rumah bahagia
Farm a steady crop then depose the throne
Tanam hasil yang stabil, lalu gulingkan kekuasaan
We could irrigate thirst quenching lake
Kita bisa mengairi danau yang menyegarkan dahaga
Make a fertile place thus the desert spake
Buat tempat subur, sehingga gurun berbicara
Spill the feathers up, slash the silk
Bongkar semua ini, jangan lagi meratapi yang sudah hilang
Might as well stop boo hooing over all that spilt milk
Mending berhenti bersedih atas yang sudah terjadi
Empty tramp, screaming eye
Pengembara kosong, mata yang berteriak
Seething lip, stop wondering why
Bibir bergetar, berhenti bertanya-tanya mengapa
Butter mountains here, better motivate
Bergunung-gunung mentega di sini, lebih baik memotivasi
It's getting late, assassinate that hype
Waktunya hampir habis, bunuh semua omong kosong ini
Move against the grain, co co co co commotion
Bergerak melawan arus, ramai sekali
Before a global war we'd better bridge the ocean
Sebelum perang global, lebih baik kita membangun jembatan
Just like an open wound that forever bleeds
Seperti luka terbuka yang tak pernah sembuh
Like an open plain in scattered seeds
Atau padang terbuka dengan biji-bijian yang tersebar
Or the foolish man believes all he reads
Atau orang bodoh yang percaya semua yang dibacanya
He begs, he pleads
Dia memohon, dia merayu