Sekarang dia telah pergi, apakah ini salahmu?
Tragedy strikes when you think your life can not be cut by the blade.
Tragedi datang saat kau pikir hidupmu tak bisa terputus oleh mata pisau.
You are a mortal man.
Kau adalah manusia fana.
Nothing will be healing in this time of devastation.
Tak ada yang bisa menyembuhkan di saat kehancuran ini.
Question this part of life that will be there till the end of time,
Pertanyakan bagian hidup ini yang akan ada hingga akhir zaman,
Blaming all that is in your way.
Menyalahkan semua yang ada di jalanmu.
The way that brought you to this hell before.
Jalan yang membawamu ke neraka ini sebelumnya.
One by one, we pass away. By law we are no more.
Satu per satu, kita pergi. Secara hukum kita tak ada lagi.
The Substance that you hold on to,
Apa yang kau pegang erat,
Is nothing but a wall for you to hide behind
Hanyalah tembok untukmu berlindung di baliknya
So you can't see us fall.
Agar kau tak melihat kami jatuh.
We are all searching for the one to blame.
Kita semua mencari siapa yang harus disalahkan.
So scared of the unknown that we face.
Begitu takut akan yang tak diketahui yang kita hadapi.
Blaming the angels for your fear of the end.
Menyalahkan para malaikat atas ketakutanmu akan akhir.
Death yields not to be the sweetest of things.
Kematian tak akan pernah jadi yang terindah.
Question this part of life that will be there till the end of time,
Pertanyakan bagian hidup ini yang akan ada hingga akhir zaman,
Blaming all that is in your way.
Menyalahkan semua yang ada di jalanmu.
Question this part of life that will be there till the end of time,
Pertanyakan bagian hidup ini yang akan ada hingga akhir zaman,
Blaming all that is in your way.
Menyalahkan semua yang ada di jalanmu.
They will die in warfare, warfare, warfare, warfare...
Mereka akan mati dalam peperangan, peperangan, peperangan, peperangan...




















