Surat Terakhir

Jakarta, awal September
Kasih, kubuat surat ini
Untukmu, sayangku seorang

Wahai juwitaku kuatkan hatimu
Kala membaca suratku ini
Dengan hati hancur kunyatakan jua
Bahwa tali cinta kuputuskan sudah
Kuatkan hatimu

Bukan ‘ku tak sudi atau ingkar janji
Bukan pula karena ‘ku tak setia
Namun patuhilah ayah dan bundamu
Yang tak merestui kita berdua

Bila air mata dapat kutuliskan
Tiada kupakai tinta untuk kaubaca
Di surat terakhir


©2003-2007 KapanLagi.com