Go Tu Hell
Bualmu besar dan terus bicara
Hingga tak sadar mulutmu berbusaaa haha
Menembus dosa seolah engkau wanita yang tak ada
Di dalam angan yakinmu tentang hidup manusia
Tentang hidup didunia
Nikmat pistolmu uruslah sendiri
Mengatur orang bukanlah zamannya
Penuh makian seolah engkau yang tak tau adat
Merasa diri bagaikan engkau paling bijaksana
Engkau tak tersentuh dosaa
Nikmati semua sebelum engkau mati
Sisa hidup yang ada
Carilah bekal untuk hidupmu nanti
Jadikan teman di neraka
Nikmat pistolmu uruslah sendiri
Menghasut orang bukanlah zamannya
Penuh makian seolah engkau yang tak tau adat
Merasa diri bagaikan engkau paling bijaksana
Engkau tak tersentuh dosaaaa
Nikmati semua sebelum engkau mati
Sisa hidup yang ada
Carilah bekal untuk hidupmu nanti
Jadikan teman di neraka
Jaka Dara
Tercipta kata suatu hari
Nyanyian jaka dara yang diliput asmara
Tlah bersemi dalam hati 2 remaja
Terucap jaka sbuah janji
Tuk selalu bersama arungi dunia ini
Dalam suka dalam duka bijaksana
Kodrat alam tlah tercipta tuk mereka
Semua cinta sang dara jadi kenyataan yang kan abadi
Karna tulusnya jaka taburkan benih kasih slamanya
Hindari diri atas sgala aral yang menanti
Dara berjanji dan jaka percaya
Dara berbagi sementara jaka pun merasa
Dara tertawa dan jaka bahagia
Dara menari smentara jaka pun bernyanyi
17 Tahun
Kunikmati gejolak hasrat … mengusik hati
Dan hampiri hasrat yang ada di diri
Lalu … ku rebahkan kau di sisi
Dan ku … ku genggam erat jemari
Ku bisiki kata-kata agar tak ragu
Tuk arungi cerita baru yang nyata
Lalu … ku angkat kau terbang tinggi
Jauh … menembus sebuah tradisi
* Tapi apa yang t’lah terjadi
Kau menangis dan aku bingung
Begitu cepat dosa tercipta … merenggut kita
# Kasih biarkan berlalu
Yang menimpa diri telah terjadi
Coba hadapi semua dengan penuh arti
Janji yang terucap lewat hati
Suatu saat kita s’lalu bersama
Untuk melangkah … meraih semuanya
Ku sadari begitu jauh batas di kalbu
Dan ku maki pada diri sendiri
Lalu ku rebahkan kau di sisi
Dan ku … ku genggam erat jemari
( Kembali ke * dan # )
Bising
Bising…
Telingaku infeksi dengar suaramu
Bising…
Kau malah makin lantang ikuti lagu
Dengan pasti
Aku sakit hati
Kau malah bernyanyi
Di depan hidungku ini
Pusing…
Dimatamu etika tak laku lagi
Mungkin…
Kau habiskan Pil Koplo satu lemari
Aku sakit hati
Kau malah tertawa
Di depan jidatku ini
Reff: Ya… Ya… Ya…
Aku maklum
Otak dan duniamu melayang di awan
Tolonglah, pulang saja
Nanti kalau kau turun, baru bicara
Tentang musik, tentang gadis
Terserah kamu sajalah
Ya… Ya… Ya… Ya… Ya…
Berisik…
Percuma saja ocehanmu nggak nyambung
Berisik…
Baiknya tutup mulutmu, lalu tidur
Atau mandi
Aku sakit hati
Kau malah membusa
Di depan mataku ini
Aku Benci
Hari ini kumasih bertahan
Mungkin esok aku bisa muak
Lihat tingkahmu gayamu makin berubah
Tak ada lagi candamu dan gelak tawa
Dan aku benci
Cobalah buka mulut
Kita tuntaskan smua yang ada
Daripada kau membisu
Akhirnya kita mulai kompromi
Hati ini serasa dirajam
Kau ingkari janji kita berdua
Kau mulai lagi kencani serbuk sialan
Yang pernah kita spakati untuk lupakan
Dan aku benci
Jelaskan alasanmu ceritakan smua yang terjadi
Tanpa kata yang mematuk dan masalah bukanya selesai
Ya sudah saja aku pergi urus diriku sendiri
Mungkin lusa dilain hari kita bicarakan lagi
Dan aku benci