Kemarau



Panas nian kemarau inirumput-rumput pun merintih sedihResah tak berdayadi terik sang suryabagaikan dalam neraka
Curah hujan yang dinanti-nantitiada juga datang menitikKering dan gersang menerpa bumiyang panas bagai dalam neraka
Mengapa, mengapa hutanku hilangdan tak pernah tumbuh lagiMengapa, mengapa hutanku hilangdan tak pernah tumbuh lagi