Lagu anak rimba yang dibawa teman sejalanSampai hatiku terdalamIa titipkan salamIa doakan kesehatan dan keselamatanIa harapkan kebebasan saling hormat saling membantu Lagu anak rimba yang kebingunganKarena hutannya di jarah orangBagaimana kok bisa begini ?Bagaimana mengatasi masalah ini ?Taman-tamannya banyak yang pergi Lagu anak rimba yang haus akan pendidikanKalau pandai ia bisa atasi permasalahanBegitu banyak yang ingin ia ketahuiAgar hutannya terjaga dan tidak dijarah orang Lagu anak rimba yang pergi ke kotaMelihat begitu banyak ketidakadilanOrang miskin berkubang sampah dan penyakitanKarena tidak bebas dan tak punya hutan Lantas ia cerita tantang masa lalunyaSaat di hutan masih utuhIa merasa hanya ia manusia di bumiWalau ternyata tidak Dan satu persoalan lagiAdalah dengan orang desaKarena lahan mereka lebih banyak daripada orang rimba Orang tuanya ceritaOrang luar banyak yang jahatSering tidak bertanggung jawab terhadap perempuanItu sebabnya perempuan rimba jarang yang keluar hutan Lagu orang rimba yang tak mau di rumahkanKarena hidupnya lebih bebasBanyak air dan makananLagi pula ia tak rugikan orang lainBerburu binatang yang diizinkan Lagu orang rimba bicara tentang TuhanTuhan itu milik kita semua bagi yang baikSaling hormat sopan santunDan bukan untuk yang tidak baikYang terpenting baik budi sabar dan saling memaafkanBagi yang muda janganlah mudah terpengaruhSadarlah Nasihat orang rimbaJangan melawan orang tuaTerutama ibu kandungYang membuat kita lahir ke duniaMeskipun mereka galak dan pemarahTapi sebenarnya marahnya itu karena ulah kita sendiri Lagu orang rimba tentang TV dan berita-beritaIa sedih melihat pelacur dan orang-orang miskinMengamen hanya untuk dapat uang buat makan Kolong jembatan rumah kardus untuk tempat tinggalDan banyak orang buang sampah sembaranganHingga penyakit datangIa sedih rumah-rumah penuh sampah Lagu orang rimba yang mengkritik pemerintahKarena kebodohanlahKemiskinanlah dan kejahatan munculPemerintah juga harus memberantas narkobaDan kenapa yang jadi pejabat hanya orang kaya dan pintar saja ?Tapi tak pikirkan orang kecil Peniti Benang namamuIa ingin menangisDiluar begitu banyak ketidakadilan Kenapa manusia berlomba-lomba mencari uang ?Kenapa manusia merasa dirinya paling adil dan benar ?Kenapa selalu membeda-bedakan berdasarkan harta ?Bukankah semua itu sama ?Semua yang milik kita adalah milik Tuhan juga Tak lama ia dikotaTak betah karena bisingBegitu banyak suara mesin merasa seperti di neraka Ia rindu hutannyaIa rindu teman-temannyaIa pun khawatir hutannya habis Ia mengadu pada Tuhan agar menjaga hutannyaIa tak mau hidup di luarIa mau hidup di alam bebas Sang pohon memberikan nyawa padanyaTeman-temannya yang baik tak bisa ia lupakan Peniti Benang minta di ajari komputerKarena malu pada pemipinnyaDan orang-orang mulai mempertanyakannyaApa yang bisa ia lakukan untuk menjaga hutan dan melindungi ? Ia sekolah dan belajar baca tulis dan berhitungAgar tak di tipuSoal surat perjanjian tanah misalnya Menjaga hutan memang sulit sekaliOrang pemerintah saja tak bisaApalagi saya yang baru bisa baca tulis dan hitung