HOME » LIRIK LAGU » I » IWAN FALS » LIRIK LAGU IWAN FALS

Suara Hati
oleh: Iwan Fals

X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Apa kabar suara hatiSudah lama baru terdengar lagiKemana saja suara hatiTanpa kau sepi rasanya hari
Kabar buruk apa kabar baikYang kau bawa mudah-mudahan baikDengar-dengar dunia laparLapar sesuatu yang benar
(*)Suara hati kenapa pergiSuara hati jangan pergi lagiSuara hati kenapa pergiSuara hati jangan pergi lagi
Kau dengarkan orang-orang yang menangisSebab hidupnya dipacu nafsuKau rasakan sakitnya orang-orang yang tertindasOleh derap sepatu pembangunan
Kau lihatlah pembantaianDemi kekuasaan yang secuilKau tahukah alam yang kesakitanLalu apa yang akan kau suarakanKembali ke: (*)
(**)Apa kabar suata hatiSudah lama baru terdengar lagiKemana saja suara hatiTanpa kau sepi rasanya hariKembali ke: (**)