HOME » LIRIK LAGU » I » IWAN FALS » LIRIK LAGU IWAN FALS

Dongeng Sebelum Tidur
oleh: Iwan Fals

X

TIPS PENCARIAN LIRIK FAVORIT ANDA

ANDA MENGETAHUI JUDUL DAN NAMA PENYANYI

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI NAMA PENYANYI

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

ANDA TAK MENGETAHUI JUDUL LAGU, TAPI MENGETAHUI SYAIR

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Jika sepasang monyet tidurJadi buyut moyangkuJika buyut moyangku tidurJadi kakek dan nenekku
Jika kakek dan nenek tidurJadi ayah dan ibuDan jika ayah dan ibu tidurJadi sebiji kepala yaitu kepalaku
Sedangkan waktu aku yang tidurNggak jadi apa apaYang jadi cuma beberapa pasang kecoakDikolong tempat tidurku
Dan seribu armada kutuDiatas sprei belang bentong kasurkuWalaupun mereka itu kecoak dan kutuTetapi mereka tetap darah dagingku
Maka dari itu saya minta dengan amat sangatJangan semprotkan baygon sayang
Anakku yang paling tuaBernama Kecoak Idi AminLahir di CengkarengEh badannya kerempengMatanya sedikit jerengKalau berjalan seperti Gareng
Anakku Idi Amin orang kaya di CengkarengSenang pakai mobil menterengBanyak yang tahu mobil si Amin itu mobil curianTapi maklum si Amin kebal kerangkeng
Aku benci aku benci sama si AminHabis si Amin suka nempelengTapi cuma berani sama tukang kacang gorengItu dulu seribu tahun yang lalu
Kini cerita anakku yang nomer duaPerempuan lhoCantik molek, manja, seksi lahir di MaduraSekolah di Karawang
Minum jamunya wah jangan ditanyaDari jamu galian singset sari rapetSampai jamu terlambat datang bulanTak pernah ketinggalan
Putriku cantik, putriku molekPutriku pandai memasakDari bistik, spaghetti, rendang ayam, cap cay goreng, udang rebusSampai rendang jengkol dia bisa
Tapi mengapa belum jugaDatang lamaran?
Oh iya, hampir saya lupaPutriku mempunyai dua kekuranganYang mungkin itu sebabnyaPutriku vakum dalam dunia percintaan
Putriku memang anggunTapi sayang kepala putriku sebesar bola kastiItu satu
Dan yang keduaPutriku tidak boleh kena airHayo kenapa?
( Dia alergi? ) bukan, ( Kutu air? ) bukan, ( Ambeien? ) bukanAyan
Anakku yang paling bontot pemain sepak bolaPernah dikirim berguru atau dikirim tamasya ke BraziliaEnam bulan disanaBegitu pulang kok keok eh kalah semua