Payung Hitam



Bagai bencana datang melanda setelah kudengar keputusanmu kejamPayung hitam yang menjadi saksiAetiap hari diriku menantiTak peduli hujan turunPetir menghalangi ku tetap bertahanWalau air hujan membasahi badan
Tapi kini setelah engkau kembaliSikap sungguh menyakitkan hatiMengapa baru sekarangAku kau banding bandingkanDengan wanita yang baruKau cinta kejam
Sungguh begitu mudahnyaEngkau putuskan cintaHanya dengan satu kata
Kata maaf sajaWalaupun cuma dua gramCincin yang engkau ikatkanTapi nantinya dirikuAkan jadi hinaanAkan jadi cemoohan ocehan orangApakah setiap wanita lahir ke duniaHanya untuk dijadikan bahan perbandingan