Mengapa slalu sajaKutak akan puas denganYang kulakukan yang kupikirkan Berdiri ku bercerminKumencaci dan memaki bayanganku sendiri Yang tertawa yang terdengarSlalu ada dan terlintas di kepalakuMengapa aku butuh pikirankuTak seperti yang kuinginkan Kuingin sempurna seperti merekaYang slalu saja merendahkankuKuingin berarti kuingin menjadiSesuatu yang tak hanya diacuhkan Apakah aku hanya kerikilYang terinjak dimanapun aku beradaApakah selamanyaAku akan menjadi sesuatu yang biasaApakah sempurna sesuatu yang tak mungkin ada di duniaTapi mengapa semua orang pun terlihat lebih baik dari diriku